Sabtu, 19 Oktober 2013

Perilaku dalam Etika Profesi Akuntansi

Akuntansi sebagai Profesi dan Peran Akuntan
Akuntan sebagai suatu profesi dituntut untuk mengikuti perkembangan dunia yang semakin global. Profesi akuntan Indonesia di masa yang akan datang menghadapi tantangan yang semakin berat, terutama jika dikaitkan dengan berlakunya kesepakatan Internasional mengenai pasar bebas. Profesi akuntan Indonesia harus menanggapi tantangan tersebut secara kritis khususnya mengenai keterbukaan pasar jasa yang berarti akan member peluang yang besar sekaligus memberikan tantangan yang semakin berat. Kantor akuntan Indonesia dapat memperluas jaringan operasinya dengan mendirikan kantor cabang di luar negeri, dimana hal tersebut tentunya merupakan peluang yang sangat menguntungkan. Tantangan yang muncul adalah masuknya kantor-kantor akuntan asing ke Indonesia yang tentunya mengancam eksistensi profesi akuntan Indonesia. Kesiapan yang menyangkut profesionalisme profesi mutlak diperlukan untuk menghadapi tantangan yang muncul akibat pasar bebas tersebut. Menurut Machfoedz (1997), profesionalisme suatu profesi mensyaratkan tiga hal utama yang harus dipunyai oleh setiap anggota profesi tersebut, yaitu: keahlian (skill), karakter (character), dan pengetahuan (knowledge). Timbul dan berkembangnya profesi akuntan publik di suatu negara adalah sejalan dengan berkembangnya perusahaan dan berbagai bentuk badan hukum perusahaan di negara tersebut. Jika perusahaan-perusahaan di suatu negara berkembang sedemikian rupa sehingga tidak hanya memerlukan modal dari pemiliknya, namun mulai memerlukan modal dari kreditur, dan jika timbul berbagai perusahaan berbentuk badan hukum perseroan terbatas yang modalnya berasal dari masyarakat, jasa akuntan publik mulai diperlukan dan berkembang. Dari profesi akuntan publik inilah masyarakat kreditur dan investor mengharapkan penilaian yang bebas tidak memihak terhadap informasi yang disajikan dalam laporan keuangan oleh manajemen perusahaan.


Ethical Governance (Etika Pemerintahan)



PENGERTIAN TENTANG GCG
Pengertian GCG menurut Bank Dunia (World Bank) adalah kumpulan hukum, peraturan, dan kaidah-kaidah yang wajib dipenuhi yang dapat mendorong kinerja sumber-sumber perusahaan bekerja secara efisien, menghasilkan nilai ekonomi jangka panjang yang berkesinambungan bagi para pemegang saham maupun masyarakat sekitar secara keseluruhan. Lembaga Corporate Governance di Malaysia yaitu Finance Committee on Corporate Governance (FCCG) mendifinisikan corporate governance sebagai proses dan struktur yang digunakan untuk mengarahkan dan mengelola bisnis dan aktivitas perusahaan ke arah peningkatan pertumbuhan bisnis dan akuntabilitas perusahaan.

Berdasarkan Pasal 1 Surat Keputusan Menteri BUMN No. 117/M-MBU/2002 tanggal 31 Juli 2002 tentang penerapan GCG pada BUMN, disebutkan bahwa Corporate governance adalah suatu proses dan struktur yang digunakan oleh organ BUMN untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas perusahaan guna mewujudkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan kepentingan stakeholder lainnya, berlandaskan peraturan perundangan dan nilai-nilai etika.Berdasarkan beberapa pengertian tersebut diatas, secara singkat GCG dapat diartikan sebagai seperangkat sistem yang mengatur dan mengendalikan perusahaan untuk menciptakan nilai tambah (value added) bagi stakeholders.
PRINSIP-PRINSIP GCG



Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) yang beranggotakan beberapa negara antara lain, Amerika Serikat, Negara-negara Eropa (Austria, Belgia, Denmark, Irlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Italia, Luxemburg, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Swedia, Swis, Turki, Inggris) serta Negara-negara Asia Pasific (Australia, Jepang, Korea, Selandia Baru) pada April 1998 telah mengembangkan The OECD Principles of Corporate Governance. Prinsip-prinsip corporate governance yang dikembangkan oleh OECD meliputi 5 (lima) hal yaitu :

1. Perlindungan terhadap hak-hak pemegang saham (The Rights of shareholders).
2. Perlakuan yang sama terhadap seluruh pemegang saham (The Equitable Treatment of Shareholders);
3. Peranan Stakeholders yang terkait dengan perusahaan (The Role of Stakeholders).
4. Keterbukaan dan Transparansi (Disclosure and Transparency).
5. Akuntabilitas Dewan Komisaris / Direksi (The Responsibilities of The Board).
Prinsip-prinsip GCG sesuai pasal 3 Surat Keputusan Menteri BUMN No. 117/M-MBU/2002 tanggal 31 Juli 2002 tentang penerapan GCG pada BUMN sebagai berikut :

Perilaku Etika Dalam Bisnis


1. Pengendalian diri
Artinya, pelaku-pelaku bisnis dan pihak yang terkait mampu mengendalikan diri mereka masing-masing untuk tidak memperoleh apapun dari siapapun dan dalam bentuk apapun. Disamping itu, pelaku bisnis sendiri tidak mendapatkan keuntungan dengan jalan main curang dan menekan pihak lain dan menggunakan keuntungan dengan jalan main curang dan menakan pihak lain dan menggunakan keuntungan tersebut walaupun keuntungan itu merupakan hak bagi pelaku bisnis, tetapi penggunaannya juga harus memperhatikan kondisi masyarakat sekitarnya. Inilah etika bisnis yang “etis”.

Gambaran Umum Etika


1. Pengertian Etika
Kamus Besar Bahasa Indonesia:
-  Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral.
- Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak.
-  Nilai mengenai benar dan salah yang dianut masyarakat.
Dari asal usul katanya, etika berasal dari bahasa Yunani “ethos” yang berarti adat istiadat atau kebiasaan yang baik.
Bertolak dari kata tersebut, akhirnya etika berkembang menjadi studi tentang kebiasaan manusia  berdasarkan kesepakatan, menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan perangai manusia dalam kehidupan pada umumnya.
Lebih lanjut etika telah menjadi sebuah studi.  Fagothey (1953) mengatakan bahwa etika adalah studi tentang kehendak manusia, yaitu kehendak yang berhubungan dengan keputusan tentang yang benar dan yang salah dalam tindak perbuatannya


Rabu, 08 Mei 2013

IF I BECOME A BUSINESSMAN IN THE FUTURE



Business is a normal thing being spoken of around us. Already many businessman, young and immature trying to establish business both in small, intermediate, even a large scale. To be a businessmen, at least there are a few things must be considered and owned anyone wishing to plunge in the business world, that is surely those who have the funds, intention, determination and strong courage.


Around me, friends or neighbors, so many have tried to do business, among others, tried in the field of food, clothes and other daily supplies, then in the field of livestock animals, and various other types of businesses


Honestly, I am interested less to be entrepreneurs but if asked next time has capital, what business wanted to open up? Hmm maybe i want to try being the agent foodstuffs staple or pass as basic needs.


Why I wanted to be an agent material of basic needs? because everyone definitely  need basic foodstuffs such as rice, eggs, sugar and others, and with the importance of foodstuffs, that will facilitate anyway in acquiring market.


On the issue of the threat of businesses, may not be too big a threat that will happen from some competitor,  because in the area of my home is not too much and there are only regular grocery stalls which may eventually they shall take food from my place and back, they sell and this thing called mutualism symbiosis 

Sabtu, 30 Maret 2013

Curriculum Vitae (CV)


Curriculum Vitae (CV)



PERSONAL DATA

Name: Febrizka wirasetyo

Gender: Male

Date of Birth: Bekasi, February 17,1993

Citizenship: Indonesia

Status: Students

Height, Weight: 166cm, 66kg

Health: Very Good

Religion: Protestant

Address: Permata duta Blok C3/08 Depok,jawa barat

Tel / Hp: 085692698598



EDUCATION

FORMAL

1998-2004: SD Mekarjaya 11, Depok

2004-2007: Junior High School Tugu ibu 1, Depok

2007-2010: High School Tugu ibu 1, Depok


NON FORMAL

2009-2010: Guidance learn NURUL FIKRI, Jakarta


ABILITY

         Ability to organize well

         The ability to Accounting

         Entrepreneurship capabilities well


EXPERIENCE

    


Depok, 25 March 2013


Febrizka Wirasetyo

Application Latter and Curriculum Vitae (CV) Febrizka Wirasetyo

Human Resource Development

CV.PRIMA MITRA SEJAHTERA

Dear Sir or Madam,

Based on the ads in the newspaper Media Indonesia about the position Marketing Support, I would like to convey my application.

I am 20 years old, graduated from the University Gunadarma in July 2014 with a 3.11 GPA, majoring in Accounting. I have good skills analytical accounting, management, marketing support, and microsoft office.

I am looking for a challenging opportunity to have valuable work experience in marketing support, or any position related to suit my skills and work experience. I am very interested in working in any related field to be marketing and accounting.

As you can see some of the experiences in my curriculum vitae, my personality as a hard worker and fast learner type of person will benefit your company. And I will be quick to learn about my work.

From the above about me, so I feel confident to be able to join your company. I believe my experience will support me in the position. I would be grateful if you would be kind enough to give me a chance and take this application to the favorable consideration. I will work together to contribute to a worthy and reflects honor and integrity to your business. If my qualifications meet your requirements, please do not hesitate to contact me. I look forward to receiving your welcome.

Regards,

Febrizka Wirasetyo